Rabu, 05 November 2008


Ada beberapa pendapat mengenai asal dan arti nama Bogor sebagaimana yang diungkapkan oleh Danasasmita (1983) dalam bukunya Sejarah Bogor. Pendapat pertama, Bogor berasal dari patung sapi yang ada didalam Kebun Raya Bogor, pendapat kedua mengenai salah ucap dari Buitenzorgh menjadi Botensoreh, pendapat ketiga nama Bogor ditinjau dari aspek keakraban bunyi antara Bokor (sejenis bakul) dengan Bogor. Selain itu ada pendapat lain mengenai istilah Bogor mempunyai hubungan dengan pohon enau (aren) yang dalam bahasa sunda disebut pohon kawung..Seorang ahli bernama Roorda Van Eysinga, Bogor berarti pohon-pohon aren yang telah mati atau mengering. Sampai sekarang belum ada kesesuaian pendapat para ahli sejarah mengenai asal nama Bogor, namun umumnya para ahli membenarkan pendapat Eysinga tadi, karena di daerah Bogor banyak terdapat penggarap tanah secara gogo ( tidak digenangi air).Salah satu identitas Bogor yang cukup dominan di Jawa Barat adalah latar belakang sejarahnya, karena di Bogor inilah terletak ibu kota Kerajaan Pajajaran dan disini pula Prabu Siliwangi pernah hidup dan memerintah. Dua serangkai ini, Pajajaran dan Siliwangi merupakan salah satu kebanggaan masyrakat Jawa Barat.Jaman pajajaran dimulai dengan pemerintahan Sri Baduga Maharaja yang dikenal masyrakat dengan nama Prabu Siliwangi. Sri Baduga mulai meemerintah tahun 1382 berlangsung 39 tahun lamanya. Sejak ia memerintah, Pakuan dijadikan ibu kota kerajaan menggantikan Kawali. Peristiwa Pakuan dijadikan pusat pemerintahan itulah yang dijadikan pangkal tolak perhitungan hari jadi Kota Bogor.